USAHA TANPA MODAL
usaha tanpa modal ???
apakah anda yakin usaha tanpa modal itu bisa dan ada ????
kalo saya yang jawab YAKIN ADA dan bisa.
saya jawab dengan sangat yakin, bahwa usaha tanpa modal itu bisa dilakukan.
karena saya pernah menjalani nya...
dan ini usaha real, bukan online, bukan reseller atau dropshiper....
di baca ya... tapi no koment, ok !!
ini kisah nyata saya... menjalankan usaha tanpa modal,
dengan belajar copywriting, dipadukan ilmu trust ( keyakinan ) kita bisa menarik investor untuk usaha kita.
berawal dari buku dan motivator yg saya baca di internet, saya beranikan untuk mencoba mempraktekan nya...
riset materi yang saya ikuti.
usaha tanpa modal itu ada beberapa macam cara , diantaranya
1. join patner / kerja sama dengan teman
2. pinjaman dari bank
3. dan cari investor.
ketiga cara tersebut sudah saya praktekan semua...
tapi sekarang saya akan cerita yang ketiga dulu, yaitu CARI INVESTOR
dari pengalaman saya dulu kerja sebagai penjaga otlit martabak mini di magelang, setelah saya bisa menguasai pembuatan martabak mini, dan sayapun izin pada bos, untuk keluar, ya emg saya bilang sama bos, saya juga harus maju untuk berkembang, bos juga mendukung... malah dikasih trik dan tips tentang martabak mini nya...
awalnya saya menggunakan modal pinjaman bank... dan usaha saya yang pertama GAGAL. saya bangkrut.
saya memutuskan untuk kejakarta lagi, di jakarta saya cari kerja, untuk menambah modal,
dan saya dapat kerja di sebuah rumah makan, tapi tempat kerja saya ini tidak memprioritaskan rumah makan nya, tp lebih pada sebuah event - event, yang kerjapun banyak... karena emg hanya buat persiapan event, jika event sudah selesai, juga kita di keluarkan lagi...
di tempat kerja itu, saya menemukan 2 teman yang sejalur sama saya, ingin membuka usaha sendiri...
kita pun sepakat setelah selesai event kita buat usaha joinan, singkat cerita setelah joinan usaha berjalan sekitar 4 bulan ada permasalahan dlm hubungan kita dlm joint patner, kita pun bubar... ambil jalan masing2,
dengan usaha awal dr konsep saya itu teman saya mampu membuka 6 cabang, hingga dlm 2 bulan an. hancur semua.
saya hancur dia pun hancur....
ini kegagalan saya yang ke 2.
dan setelah itu saya buat postingan di facebook, untuk mengumpulkan calon investor... alhmdllah dlm seminggu an. closing investor 2 org sekaligus....
dan ini adalah kesalahan terbesar saya... sifat rakus manusia mulai menyelimuti, saya ambil dua dua nya,
saya pun tanpa modal sama sekali, investor 100% membiyayai usaha saya...
teman teman tau tidak....?? investor tersebut dr luar pulau, dia belum pernah ketemu saya apalagi kenal,
tp dia percaya kpd saya... dgn memberikan modal 100%.
usaha mulai saya jalankan... profit pun kita bagi, tapi lagi lagi.... kesalahan saya... mulai sombong, saya panggil 2 karyawan untuk membantu saya....
saya tidak berfikir panjang, bahwa karyawan tersebut butuh tempat tinggal, makan, dll. hanya usaha kecil saja saya berani menanggung kos dan makan mereka...
semakin hari semakin sulit saya berfikir untuk pembagian nya... walaupun sudah saya konsep hasil nya... yaitu : karyawan 20% ( laba kotor ). pemodal 50% dan saya 30 % ( laba bersih / setelah di potong belanja dan makan ). saya berfikir... 30 % cukuplah... org bukan saya yg menjalankan, saya hanya membuat konsep.
ternyata semakin lama... Allah berkehendak lain, Allah tidak merestui saya hanya mengatur ngatur... tp dapat 30%. usaha saya pun mulai goyah... mulai sepi... satu per satu mulai nutup.
dan investor mulai bertanya2, kok cuma dpt segini... dan mulai miss komunikasi...
hingga semua benar benar nutup. modal investor harus saya kembalikan 90%. sesuai perjanjian awal.
ini kisah yang sangat pahit dan sangat memberi pelajaran keras terhadap saya... usaha itu berhubungan erat sama sang pencipta hidup. saya tidak bisa dengan ongkang ongkang dan hanya membuat konsep lalu saya akan sukses.... Allah mungkin tidak merestui, saya juga harus bekerja dan bertindak dlm usaha saya.
dari kisah join patner... pinjaman bank... dan modal investor semua GAGAL. ambil hikmah dan pelajaran nya....
kini saya mulai merintis kembali dr noll. dan ujian kesungguhan pun masih tetap berlanjut.
ikuti kisah saya selanjutnya....
masih ada
fersi lengkap pinjaman dari bank
fersi lengkap usaha join patner
awal pencarian kerja
maaf fersi yang ini tidak ada foto nya...
salam Arwin
apakah anda yakin usaha tanpa modal itu bisa dan ada ????
kalo saya yang jawab YAKIN ADA dan bisa.
saya jawab dengan sangat yakin, bahwa usaha tanpa modal itu bisa dilakukan.
karena saya pernah menjalani nya...
dan ini usaha real, bukan online, bukan reseller atau dropshiper....
di baca ya... tapi no koment, ok !!
ini kisah nyata saya... menjalankan usaha tanpa modal,
dengan belajar copywriting, dipadukan ilmu trust ( keyakinan ) kita bisa menarik investor untuk usaha kita.
berawal dari buku dan motivator yg saya baca di internet, saya beranikan untuk mencoba mempraktekan nya...
riset materi yang saya ikuti.
usaha tanpa modal itu ada beberapa macam cara , diantaranya
1. join patner / kerja sama dengan teman
2. pinjaman dari bank
3. dan cari investor.
ketiga cara tersebut sudah saya praktekan semua...
tapi sekarang saya akan cerita yang ketiga dulu, yaitu CARI INVESTOR
dari pengalaman saya dulu kerja sebagai penjaga otlit martabak mini di magelang, setelah saya bisa menguasai pembuatan martabak mini, dan sayapun izin pada bos, untuk keluar, ya emg saya bilang sama bos, saya juga harus maju untuk berkembang, bos juga mendukung... malah dikasih trik dan tips tentang martabak mini nya...
awalnya saya menggunakan modal pinjaman bank... dan usaha saya yang pertama GAGAL. saya bangkrut.
saya memutuskan untuk kejakarta lagi, di jakarta saya cari kerja, untuk menambah modal,
dan saya dapat kerja di sebuah rumah makan, tapi tempat kerja saya ini tidak memprioritaskan rumah makan nya, tp lebih pada sebuah event - event, yang kerjapun banyak... karena emg hanya buat persiapan event, jika event sudah selesai, juga kita di keluarkan lagi...
di tempat kerja itu, saya menemukan 2 teman yang sejalur sama saya, ingin membuka usaha sendiri...
kita pun sepakat setelah selesai event kita buat usaha joinan, singkat cerita setelah joinan usaha berjalan sekitar 4 bulan ada permasalahan dlm hubungan kita dlm joint patner, kita pun bubar... ambil jalan masing2,
dengan usaha awal dr konsep saya itu teman saya mampu membuka 6 cabang, hingga dlm 2 bulan an. hancur semua.
saya hancur dia pun hancur....
ini kegagalan saya yang ke 2.
dan setelah itu saya buat postingan di facebook, untuk mengumpulkan calon investor... alhmdllah dlm seminggu an. closing investor 2 org sekaligus....
dan ini adalah kesalahan terbesar saya... sifat rakus manusia mulai menyelimuti, saya ambil dua dua nya,
saya pun tanpa modal sama sekali, investor 100% membiyayai usaha saya...
teman teman tau tidak....?? investor tersebut dr luar pulau, dia belum pernah ketemu saya apalagi kenal,
tp dia percaya kpd saya... dgn memberikan modal 100%.
usaha mulai saya jalankan... profit pun kita bagi, tapi lagi lagi.... kesalahan saya... mulai sombong, saya panggil 2 karyawan untuk membantu saya....
saya tidak berfikir panjang, bahwa karyawan tersebut butuh tempat tinggal, makan, dll. hanya usaha kecil saja saya berani menanggung kos dan makan mereka...
semakin hari semakin sulit saya berfikir untuk pembagian nya... walaupun sudah saya konsep hasil nya... yaitu : karyawan 20% ( laba kotor ). pemodal 50% dan saya 30 % ( laba bersih / setelah di potong belanja dan makan ). saya berfikir... 30 % cukuplah... org bukan saya yg menjalankan, saya hanya membuat konsep.
ternyata semakin lama... Allah berkehendak lain, Allah tidak merestui saya hanya mengatur ngatur... tp dapat 30%. usaha saya pun mulai goyah... mulai sepi... satu per satu mulai nutup.
dan investor mulai bertanya2, kok cuma dpt segini... dan mulai miss komunikasi...
hingga semua benar benar nutup. modal investor harus saya kembalikan 90%. sesuai perjanjian awal.
ini kisah yang sangat pahit dan sangat memberi pelajaran keras terhadap saya... usaha itu berhubungan erat sama sang pencipta hidup. saya tidak bisa dengan ongkang ongkang dan hanya membuat konsep lalu saya akan sukses.... Allah mungkin tidak merestui, saya juga harus bekerja dan bertindak dlm usaha saya.
dari kisah join patner... pinjaman bank... dan modal investor semua GAGAL. ambil hikmah dan pelajaran nya....
kini saya mulai merintis kembali dr noll. dan ujian kesungguhan pun masih tetap berlanjut.
ikuti kisah saya selanjutnya....
masih ada
fersi lengkap pinjaman dari bank
fersi lengkap usaha join patner
awal pencarian kerja
maaf fersi yang ini tidak ada foto nya...
salam Arwin
Komentar
Posting Komentar